MASIGNALPHA101

Review Buku Ruang Hampa Antologi Sastra, Bimbingan dan Latihan oleh Dina Anggraini

Review Buku Ruang Hampa Antologi Sastra, Bimbingan dan Latihan oleh Dina Anggraini
Monday, November 4, 2019

Reviewer

DINA ANGGRAINI

Tanggal

6 OKTOBER 2019

Judul Buku

RUANG HAMPA

Jumlah Halaman

243 halaman

Tahun Terbit

2017

Penulis Buku

Muhammad Hasyimsyah Batubara M.Hum

 

Penilaian Terhadap

 

Cover Buku

 

Cover nya lumayan menarik, seperti judul bukunya adalah ruang hampa bertemakan lilin dan air.

 

 

Blurb (InformasiDalam Cover BelakangBuku)

Memberikan informasi tentang isi buku itu bagus, tapi saya rasa bila cover belakang bukunya berisi kan seperti peribahasa itu, ataupun bisa seperti biografi penulisnya akan sangat bagus.

 

 

 

Kata Pengantar Buku

Kata pengantar dalam buku memang bagus, tapi terlalu memperjelas apa isi sebenarnya yang diisikan pada buku tersebut jadi si pembaca tidak lagi heran atau penasaran apa isi yang terkandung dalam buku tersebut.

Gaya  Bahasa Penulisan Buku

 

Gaya penulisannya cukup bagus, baku dan semua orang mengerti apa yang dituliskan dalam buku tersebut.

 

 

 

 

Pembahasan Singkat Buku

Bab 1

 

       Karya sastra ada beberapa macam misalnya prosa, yang menceritakan tentang riwayat hidup seseorang (biografi), dikutip dari Bung dari Siantar “(Adam Malik)”. Kekuatan narasi, teks, atau pemilihan kata (diksi) dari biografi di atas sanagat bagus dan mengandung makna yang kuat, sehingga pembaca bisa menikmati dan menggauli karya sastra tersebut.

   Karya sastra lain yang bergenre puisi juga memiliki kekuatan pemilihan kata yang baik seperti puisi karya Willliem Iskandar seorang tokoh pendidikan wdari  bumi gordang sambilan mandailing pada akhir abad ke-18, ungkapan pantun Williem Iskandar di bawah  merupakan gambaran pandangan hidup serta doktrin orang tua dan masyarakat mandailing dalam memperjuangkan pendidikan

 

        Melihat penjelasan singkat dan karya satra di atas selanjutnya kami mengajak pembaca melangkah untuk mendefinisikan apa itu karya sastra. Dalam bahasa Indonesia selain karya sastra ada beberapa kata yang digunakan dalam menyebutkan karya sastra , seprti ‘sastra’ dan ‘kesustraan’. Sastra dalam bahsa Indonesia berasal dari sank sekerta yang merupakan penggabungn dari dua kata ‘sas’ yang artinya mengarahkan mengajarkan dan memberi petunjiuk, dan ‘tra’ artinya alat atau sarana

 

 

 

 

 

 

 

Bab2

Jenis Aliran Sastra

      Aliran sastra merupakan pandangan yang diambil seseorang penulis atau satrawan dalam menciptakan suatu karya sastra atau dalma menggeluti dunia sastra, secara umum para ahli menjelaskan ada dua aliran dalam karya sastra:

Aliran idealisme

  Aliran idealism atau aliran romantic adalah aliran yang berdasarkan dari pandangan yang diadosi oleh penulisnya. Pemahaman aliran tersebut adalah tentang sesuatu yang terlihat di ala mini hanyalah merupakan bayangan semu atau fana di balik bayangan  hakiki yang tidak bisa dipahami oleh pikiran manusia secara utuh. Aliran ini dibagi menjadi :

1.      Romantisme

2.      Simbolik

3.      Mistisme

4.      suralisme

 

 

Aliran materialisme

      Aliran materialisme ini menaruh keyakinan dan berpandangan bahwa segala sesuatu yang bersifat kenyataan dapat dikaji dengan akal manusia. Alisan ini sendiri dapat dibedakan atas:

1.      realisme 

2.      Naturalism

 

Bab 3

Jenis kelompok sastra

     Dalam karya sastra , kelompok sastra dapat dikategorikan sesuai jenis bahasa ang dipakai maupun isi karya sastra yang disaampaikan oleh sastrawannya. Para sastrawannya dalam menciptakan karya dapat memilih sastra fiksi maupun nonfiksi dalam berkarya dan menggauli karya sastra

                           

Kelompok sastra fiksi

    Sastra fiksi atau imajinatif adalah sastra yang berusaha untuk menerangkan ,melukiskan, memahami dan member pandangan baru,dan menyuguhkan makna realitas kehidupan dengan keindahan atau estetika seni,keseimbanagan,harmoni, atau keselarasan, dengan bahasa yang dominan konotatif atau bermakna ganda, dan khayal dalam penciptaan karya sastranya.

 

Kelompok Sastra Non Fiksi

       Sastra non fiksi merupakan sisi terbaik dari sastra fiksi. Kelompok ini lebih mengedepankan unsur-unsur nyata atau fakta dari pada menyampaikan khayalannya. Selain itu, kelomok ini dalam penciptaan karya sastra dominan menggunakan bahasa-bahsa yang denotative(makna sebenernya yang sama dengan makna lugas untuk menyampaikan sesuatu yang bersifat factual sehinggga tidak mengalami perubahan makna).

 

 

 

Bab 4

Unsur-unsur dalam karya sastra

      Dalam penciptaan maupun produksi suatu karya sastra tentu harus memiliki unsur-unsur pembangunan di dalam karya sastra, unsur ini merupakan pendukung terhadap seorang sastrawan dalam menuangkan ide,topic,tema,emosi, bahasa, dan hal-hal lain dalam karyanya. Unsur tersebut terdiri dari:

a.unsur intrinsic

   unsur intrinsic adalah unsur yang secara langsung membangun cerita dari dalam suatu karya sastra karya sastra,

 

b. Unsur ekstrinsik

       Ektrinsik adalah unsur yang turut membangun cerita dari luar karya sastra . sesuai dengan cirri dan hakikatnya dari ketiga genre tesebut ,unsyk ekstrinsik pada semua jenis karya sastra memiliki kesamaan. Unsur ektrinsik adalah unsur yang tidak secara langsung mempengaruhi proses pembuatan sebuah karya

 

 

Bab 5

 

Jenis Gaya Bahasa

      Dalam pemciptaan karya sastra tentunya seseorang sastrawan harus memilih bahasa yang tepat dalam karyanya. Beberapa ragam maupun bentuk penggunaan bahasa dapat diklasifikasikan menjadi empat kelompok :

Gaya bahasa perbandingan

1.      Metafora

2.      Personifikasi

3.      Asosiasi

4.      Alegori

5.      Simbolik

6.      Metonimia

7.      Litotes

8.      Sinekdopke

9.      Eufemisme

10.  Hiperbola

11.  Parifrasis

Gaya bahasa pertentangan

   Gaya bahasa pertentangan terdiri dari:

1.      Paradox

2.      Antithesis

3.      Kontradiksio interminus

4.      Anakronisme

 

Gaya bahasa penegasan

    Gaya bahasa penegasan antara lain yaitu:

1.      Pleonasme

2.      Paralisme

3.      Interupsi

4.      Retoris

5.      Koreksio

6.      Asimdeton

7.      Inverse

8.      Klimaks

9.      Anti-klimaks

10.  Repetisi

11.  Elipsi

 

Gaya bahasa sindiran

  Gaya bahasa sindiran terdiri dari:

1.      Ironi

2.      Sinisme

3.      Sarkasme

 

 

 

Bab 6

ANTOLOGI PUISI

 

Pengertian puisi

     Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia, makna dari arti puisi dan yang berhubungan dengan puisi yang diberikan adalah:

1.      Puisi adalah ragam sastra yang bahasanya terikat oleh irama, mantra , rima, serta penyusunan larik dan bait..

2.      Bebas puisi yang tidakterikat oleh rima dam matra, dan tidak terikat oleh jumlah larik dalam setiap bait, jumlah suku kata dari setiap larrik

3.      Berpola puisi yang mencakupi jenis sajak yang susunan lariknya berupa brntuk geometris, seprti belah ketupat ataaupun bentuk lain.

4.      Dramatic sas puisi yang memiliki persyaratan dramatic yang meningkatkan tikaian emosional atau situasi yang tegang.

5.      Lama puisi yang belum dipengaruhi oleh puisi barat, seperti pantun, gurindam dan lain-lain.

6.      Mbeling sajakringan tujuannya membebaskan rasa tertekan, gelisah, dan tegang sajak main-main.

7.      Memuisikan  membuat , mengubah menjadi bentuk puisi

8.      Berpuisi membacakan puisi

9.      Pemuisian perihal mengubah bentuk bahasa prosa menjadi puisi

 

 

Bab 7

ANTOLOGI PROSA

                                                                                                      

 

Pengertian prosa

           Dalam kamus besar bahasa Indonesia, beberapa kata dan memberi penegertian terhadap prosa seperti, prosa sas karangan bebas (tidak terikat oleh ikatan ikatan yang terdapat dalam puisi. Berirama karya sastra yang ditulis dalam ragam prosa, tetapi dicirikan oleh unsur-unsur puisi, seperti irama yang teratur,majas, rima, asonasi,disonasi,dan citra,prosa puitik, prosa lirik. Lirik  prosa berirama , puitik prosa berirama.

 

    Bentuk proa menurut penulisannya sendri terbagi dua

a.       Fiksi  : adalah prosa yang berbentukbebas yangdidasari dam dibumbui oleh fantasi,bayangan, gambaran, rekaan maupun imajinasi yang diciptakan oleh pengarang sendiri seprti karya yang berbentuk (dongeng, novel,mitos, legenda dll­)

b.      Non fiksi : merupakan sisi terbalik dari prosa fiksi , yang mana kerangan yang dibuat bukan berdasarkan khayalan maupun imajinasi sang penulis ,namun informasi, kenyataan, dan sesuai realita yang dialami penulisnya, seperti riwayat, biografi, autobiografi,kritik,saran, dll.

Bab 8

ANTOLOGI DRAMA

 

 Pengertian drama

      Di yunani , kata drama disebut “draomai” yang berarti bertindak, bereaksi, dan sebagainya. Sedangkan menurut KBBI drama diartikan sebagai, 1. Cerita, 2. Kejadian yang menyedihkan, 3. Lakon (komedi). Sandiwara, tari drama dan tari-tarian.

Jenis drama

   Dalam pembagian jenis drama, biasanya digunakan tiga dasar, yaitu :

a.       Berdasarkan penyajian lakon drama terdri atas

1.      Tragedy

2.      Komedi

3.      Tragekomedi

4.      Opera

5.      Melodarama

6.      Farce

7.      Tablo

8.      sendratari

         

b.      Berdasarkab sasaran atau pementasan

1.      Drama  panggung

2.      Drama radio

3.      Drama televise

4.      Drama film

5.      Drama wayang

6.      Drama boneka

 

c.       Berdasarkan keberadaan naskah drama antara lain :

1.      Drama tradisional

2.      Drama modern

 

 

 

 

 

 

DaftarPustakaYang Digunakan

Bagus karena merevisi dari banyak sumber buku, berarti artinya buku ini lebih banyak pengetahuan yang ada didalamnya sebab bnyak buku yang dijadikan sumber terhadap penulisan buku tersebut

 

 

Kelebihan Buku Secara Umum

Sumber penulisan buku diambil dari bnyak sekali sumber. Penulisan buku menggunakan bahasa yang baku dan semua pembaca bisa mengerti apa yang ditulis pada buku itu, design cover buku juga sangat indah.

 

 

Kekurangan Buku Secara Umum

Terlalu bnyak contoh dalam penulisan, sehingga pembahasan nya menurut saya msih bnyak yang kurang , kertas yang dipakai mudah robek dan tipis

 

Kesimpulan

Dari hasil review buku tersebut disimpulkan bahwa karya sastra adalah merupakan hasil karya, hasil tulisa, kumpulan karya, seni, dan pembelajaran  dari seseoarng misalnya tulisan gambaran atau lain sebagainya .aliran karya sastra terbagi dua yaitu : aliran Idealisme dan aliran Materialisme. Kelopok karya sastra dibagi menjadi dua juga yaitu : sastra fiksi, dan non fiksi. Setelah itu ada yang namnya unsur karya sastra yaitu unsur entrinsik dan unsur entrisik.  karya sastra bisa berupa puisi, prosa, dan drama. Puisi adalah ragam sastra yang bahsannya terkait dengan rima, mantra,irama, serta penyusunan larik dan bait. Prosa adalah karangan bebas yang tidak terkait dengan ikatan-ikatan pada puisi . drama adalah suatu karya sastra yang ditulis dalam bentuk dialog, yang tujuannya adalah untuk dipertunjukan oleh aktor

Penilain dengan Bintang